BANDUNG – Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) akan menjadi saksi bisu duel sarat emosi pada pekan ke-20 BRI Super League, Jumat (6/2/2026). Sang pemuncak klasemen, PERSIB Bandung, ditantang oleh tim “Kuda Hitam” paling fenomenal musim ini, Malut United.
Aroma Reuni yang Menyakitkan
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan panggung reuni bagi publik Bandung. Malut United datang dengan kekuatan yang sangat familiar di telinga Bobotoh. Trio asing mereka—David da Silva, Ciro Alves, dan Tyronne del Pino—adalah pilar utama yang membawa Persib juara di masa lalu.
Kembalinya David da Silva (DDS) ke GBLA sebagai lawan menjadi ancaman nyata. DDS, yang sudah mengoleksi dua digit gol musim ini, tentu sangat memahami setiap jengkal titik lemah di lini belakang Maung Bandung.
Era Baru: Debut Layvin Kurzawa
Di kubu tuan rumah, pelatih Persib berupaya meredam agresivitas mantan pemainnya dengan mendatangkan amunisi kelas dunia. Bek kiri asal Prancis, Layvin Kurzawa, kemungkinan besar akan masuk dalam daftar susunan pemain. Kehadiran eks penggawa PSG ini diharapkan tidak hanya menutup celah di sisi sayap, tetapi juga memberikan ketenangan mental dalam menghadapi tekanan tinggi Malut United.
Di lini depan, Persib akan mengandalkan Andrew Jung sebagai ujung tombak. Jung diharapkan mampu mengeksploitasi pertahanan Malut United yang terkadang kedodoran saat menghadapi transisi cepat.
Analisis Strategi dan Prediksi
Persib saat ini memimpin klasemen dengan 44 poin, namun mereka hanya berselisih satu poin dari pesaing di bawahnya. Hasil imbang atau kalah bisa membuat posisi mereka terkudeta. Sementara itu, Malut United yang bertengger di posisi ke-4 datang tanpa beban, yang justru membuat mereka semakin berbahaya.
Secara statistik, Persib sangat kuat dalam penguasaan bola di kandang. Namun, Malut United memiliki efisiensi serangan balik yang mematikan lewat kecepatan Ciro Alves.
Prediksi Skor: PERSIB Bandung 2 – 1 Malut United Meski dibayangi ketajaman David da Silva, kematangan skuad Persib dan faktor dukungan penuh Bobotoh diprediksi akan menjadi pembeda. Gol kemenangan kemungkinan besar lahir dari skema bola mati atau akselerasi pemain sayap Persib di menit-menit akhir.
