Drama VAR di GBT: Francisco Rivera Selamatkan Bajol Ijo dari Terkaman Maung Bandung

Grafik skor akhir pertandingan BRI Super League antara Persebaya vs Persib dengan skor imbang 2-2, menampilkan latar belakang stadion dan bola sepak.

Papan skor menunjukkan hasil imbang 2-2 dalam duel sengit antara Persebaya Surabaya dan Persib Bandung di pekan ke-24 BRI Super League 2026.

SURABAYA – Duel klasik yang mempertemukan dua raksasa sepak bola Indonesia, Persebaya Surabaya dan Persib Bandung, kembali menyuguhkan drama tingkat tinggi. Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo pada Senin (2/3/2026) malam, laga pekan ke-24 Super League ini berakhir tanpa pemenang dengan skor imbang 2-2.

Babak Pertama: Keunggulan Tipis dan Intervensi Teknologi

Sejak peluit pertama dibunyikan, Bajol Ijo langsung tampil menekan di hadapan puluhan ribu pendukung setianya. Pertandingan sempat berjalan alot hingga menit ke-42 ketika wasit Eko Saputra harus menghentikan laga untuk meninjau monitor VAR.

Bek Persib, Federico Barba, dianggap melakukan pelanggaran terhadap Francisco Rivera di area terlarang. Setelah peninjauan yang cukup menegangkan, wasit menunjuk titik putih. Bruno Moreira yang maju sebagai eksekutor dengan tenang menaklukkan kiper Persib di menit ke-44. Persebaya unggul 1-0.

Namun, drama tidak berhenti di situ. Di masa injury time babak pertama, Kakang Rudianto sempat menggetarkan jala Ernando Ari. Namun, pesta Persib buyar setelah VAR menunjukkan adanya handball dari Ramon Tanque sebelum gol terjadi. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Babak Kedua: Comeback Persib dan Balasan Rivera

Memasuki babak kedua, Persib Bandung yang berstatus pemuncak klasemen menunjukkan taringnya. Luciano Guaycochea berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-51 melalui skema serangan balik cepat. Momentum berbalik arah saat Andrew Jung membawa Maung Bandung unggul 2-1 pada menit ke-73, memanfaatkan celah di lini pertahanan tuan rumah.

Tertinggal satu gol, pelatih Persebaya Bernardo Tavares melakukan perubahan taktik yang agresif. Hasilnya manis, pada menit ke-83, Francisco Rivera muncul sebagai pahlawan. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, tendangan kerasnya gagal dihalau dan mengubah skor menjadi 2-2.

Disiplin Offside dan Tensi Tinggi

Statistik menunjukkan betapa ketatnya pertandingan ini. Lini pertahanan kedua tim bermain sangat disiplin. Persib berkali-kali menjebak penyerang cepat Persebaya seperti Gali Freitas dalam posisi offside. Sebaliknya, skema serangan balik Persib juga seringkali kandas karena koordinasi garis pertahanan Bajol Ijo yang rapat.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor imbang 2-2 tetap bertahan. Hasil ini membuat Persib tetap menjaga jarak di puncak klasemen, sementara Persebaya membuktikan bahwa GBT tetap menjadi benteng yang sulit ditaklukkan bagi tim manapun.